Uji Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona Muricata L.) yang Tumbuh di Daerah Cianjur Menggunakan Metode Brine Shirmp Lethality Test (BSLT)

Authors

  • Mochammad Rizky Hadyan Pharmacy, Universitas Islam Bandung Author

Keywords:

Soursop Plant, cytotoxic activity, family Annona Muricata L, Brine Shirmp Lethality Test (BSLT) method, Daun tanaman sirsak, Aktivitas sitotoksik, Keluarga Annona Muricata L

Abstract

Abstract. Soursop plant (Annona muricata L.) is a plant that grows a lot in Indonesia, soursop leaves contain flavonoids, saponins, tannins, alkaloids and acetogenin. The content of acetogenin is thought to produce cytotoxic activity that can cause a decrease in ATP in cancer cells so that it can inhibit proliferation and induce apoptosis in cancer cells. The purpose of this study was to determine the cytotoxic activity of ethanol extract of soursop leaves (Annona muricata L.) planted in the Cianjur area, West Java using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method through determining the LC50 value, the LC50 value shows a concentration value that produces cell proliferation inhibition by 50% and shows the potential of a compound as a cytotoxic. From the test results, the LC50 value soursop leaf extract with 96% ethanol solvent obtained a value of 19.49 ppm and 70% ethanol solvent obtained an LC50 value of 30.90 ppm soursop leaf extract growing in the Cianjur area has an acute toxicity level, is very toxic and has the potential to be anticancer. 

Abstrak. Tanaman sirsak (Annona muricata Linn) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, daun sirsak mengandung golongan senyawa flavonoid, saponin, tannin, alkaloid serta acetogenin. Kandungan acetogenin diduga menghasilkan aktivitas sitotoksik yang dapat menyebabkan penurunan Adenosin Tripospat (ATP) pada sel kanker sehingga dapat menghambat proliferasi dan menginduksi apoptosis pada sel kanker. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) yang di tanam di daerah Cianjur, Jawa Barat menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) melalui penetapan nilai nilai LC50, nilai LC50 menunjukan nilai konsentrasi yang menghasilkan hambatan proliferasi sel sebesar 50% dan menunjukan potensi suatu senyawa sebagai sitotoksik. Dari hasil pengujian, nilai LC50 untuk ekstrak daun sirsak dengan pelarut etanol 96% didapatkan nilai 19,49 ppm dan pelarut etanol 70% didapatkan nilai LC50 sebesar 30,90 ppm ekstrak daun sirsak yang tumbuh di daerah cianjur memiliki tingkatan toksisitas akut, sangat toksik dan berpotensi sebagai antikanker.

References

D. Fatmawati, Suparmi, I. Yusuf, and I. Isradji, “SELEKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata) PADA LINI SEL KANKER PAYUDARA,” Bio-Site, vol. 4, no. 2, pp. 78–83, 2018, doi: https://doi.org/10.22437/bs.v4i2.5440.

D. K. RI, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: DepKes RI, 2000.

R. R. Zuddin and H. Abadi, “Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona Muricata L.) Pada Larva Udang (Artemia Salina Leach.),” J. Dunia Farm., vol. 1, no. 1, pp. 30–39, May 2019, doi: 10.33085/jdf.v1i1.4349.

A. E. Utama, “Uji Toksisitas Fraksi Daun Majapahit (Crescentia Cujete L.) Dengan Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (Bslt),” Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2017.

B. N. Meyer, N. R. Ferrigni, J. E. Putnam, L. B. Jacobsen, D. E. Nichols, and J. L. McLaughlin, “Brine shrimp: a convenient general bioassay for active plant constituents.,” Planta Med., vol. 45, no. 5, pp. 31–4, May 1982, doi: 10.1055/s-2007-971236.

J. . McLaughlin, “Brine Shrimp, A Convonient General Bioassay for Activee Plant Constituent,” Planta Med., 1982.

Downloads

Published

2023-09-08